Langsung ke konten utama

Aku dan 183


Mata kuliah KKN PPL adalah mata kuliah yang  mengharuskan mahasiswa terjun langsung ke sekolah dan ke masyarakat. KKN yang berarti Kuliah Kerja Nyata dan PPL adalah Pratik Pengalaman Lapangan. Berbekal ilmu micro teaching  semester lalu yang mungkin lumayan cukup buat kami mahasiswa angkatan 2011 untuk mengambil mata kuliah KKN PPL yang bobotnya 6 sks. Alur pemilihan PPL di kampus kami emang agak ribet. Awalnya pas input data kami dapet SMK 2 Srandakan dan ternyata itu ngga berwujud sekolah bisa diperkirakan juga ada kesalahan teknis dari sistemnya. Dan SMK 2 SRANDAKAN yang ghaib itu memang benar SMK 2 Sewon. Oke Fix SMK 2 Sewon menjadi tempat PPL kami. Sedangkan KKN kami ditempatkan di Desa Bangunharjo Sewon, tepatnya di Dusun Mredo. Dan dari situlah kami bertemu.

Kami berjumlah 8 orang dari 3 program studi dan akan selalu bersama dalam 1 tempat kkn ppl. Mungkin itu bisa dikatakan awal sejarah angka 183 yang tak disengaja. Kami adalah Faisal (icang) dan  Najib dari PJKR , Komarul (kokom) dan Sinta dari PBSI , Lila, Nika, Roma dan aku sendiri dari PTI. Yaa 2,5 bulan waktu yang menurut kami cukup panjang untuk melakukan rutinintas yang jarang kami lakukan sebelumnya .Kami mahasiswa rumahan yang biasanya semuanya sudah siap sedia, kali ini kita harus belajar mandiri. KKN PPL ini mengajarkan banyak hal. Dari KKN PPL ini juga kami jadi tau satu sama lain, tau jeleknya hehe tau baiknya tau luar dalamnya halah. Pokoknya 2,5 bulan bareng kalian itu nggak bakal terlupa J
BIG THANKS TO YOU, YOU, YOU, YOU, YOU , YOU, YOU AND YOU !









Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kawah Putih, Situ Patenggang , Kebun teh Ciwidey Bandung

Kamis, 29 Oktober 2014 pukul 15.30  St. Kiara Condong Kereta kita berhenti di  salah satu stasiun besar di Bandung. Ya. Kiara Condong. Siapa yang tak kenal dengan stasiun ini. Stasiun yang telah memberikan beberapa kenangan bagi sebagian orang ini, masih saja terlihat ramai.  Kiara Condong, tandanya perjalanan kita dimulai dari Bandung. Bandung yang terletak di Propinsi Jawa Barat ini selain terkenal dengan gadis gadisnya yang cantik, Bandung juga  menawarkan berbagai tempat wisata, itulah kenapa kita memilih berlibur ke Bandung. Tujuan utama kita ke Bandung adalah kawah putih. 

Reskilling dan Upskilling Branding dan Digital Marketing - BMTI Cimahi

 Assalamualaikum teman-teman.. Kali ini aku bakal sedikit cerita pengalaman mengenai Re dan Upskilling yang diadain oleh BPPMPV BMTI Cimahi Jawa Barat. Sebenernya, sebelumnya berangkat, agak sedikit bimbang, akan berangkat atau nggak. Harus meninggalkan aktifitas dan rutinitas sehari-hari dan yang paling berat adalah meninggalkan bocil selama 3 minggu lamanya. First time ninggalin bocil 2,5 tahun ini agak lama Akhirnya bismillah karna ini kesempatan nggak tau bakal ada lagi, akhirnya aku ambil.  Berangkat, Minggu 5 Februari, ambil kereta Argo Wilis jam 11.00. Sampai Stasiun Bandung jam 17.15. Dari Stasiun Bandung menuju Cimahi naik GoCar kurang lebih 30-40 menit. Check-in Wisma Waskita, Makan Malam dan menuju Kamar. Alhamdulillah dapat di lantai 2, naik tangga sekali aja wkwk Re dan Upskilling ini menggunakan 3 skema, yaitu 2 minggu Diklat tatap muka, 2 hari Uji Kompetensi Keahlian dan  5 hari Magang Industri. Sebelumnya aku juga merasa agak cemas karena nggak tau apa yan...

Kenapa Anak Sekarang Jarang Ngaji di TPA?

Beberapa sore, saya sering memperhatikan anak-anak kecil di sekitar rumah. Mereka berlarian, tertawa, bersepeda ke sana kemari. Pemandangan yang sebenarnya hangat dan menyenangkan. Namun di sisi lain, ada satu hal yang membuat saya berpikir di waktu yang sama, kegiatan TPA (Taman Pendidikan Al-Qur’an) sedang berlangsung. Tapi tidak semua anak hadir di sana. Sore hari yang seharusnya menjadi waktu produktif untuk belajar mengaji dan pembinaan karakter, seringkali berubah menjadi waktu bermain tanpa arah. Anak-anak berkumpul di luar rumah, larut dalam permainan, bahkan terkadang lupa waktu. Di sisi lain, sebagian orang tua tampak kurang memberikan perhatian atau dorongan agar anak mengikuti kegiatan TPA. Apakah ini menjadi kesalahan Anak? Oh tentu tidak sepenuhnya. Anak usia SD mereka memiliki kecenderungan untuk bermain. yang menjadi masalah adalah kurangnya arahan dan pembiasaan dari lingkungan sekitar. Orang tua memiliki peran utama dalam membentuk kebiasaan anak. Bukan soal ...