Langsung ke konten utama

Gembira Loka Part 2

Kali ini dolanable maen lagi ke Gembira loka. Yak, sama seperti kunjungan kemaren-kemaren, tiket Gembira loka ini disponsori oleh salah satu acara di tempat tinggal aku, aku dapet 2 tiket gratis yang expirednya tgl 22 Maret, jadi mau nggak mau sebelum tanggal itu tiket udah kepake biar nggak sia-sia. Bedanya Dolan kali ini nggak bareng sama temen-temen dolanable biasanya aka burjonan dkk. Dolan kali ini bisa dikatakan  jadi nggak biasa karena dolan dengan berbeda gandengan *tsaaah* , maksudnya beda orang  gitu, Kali ini aku mengajak salah seorang temenku sebut saja dia A. Entah berbagai pertimbangan aku pengen ngajak dia maen. ahsudahlah itu nggak penting untuk dibahas :)). Yang penting tiketnya nggak kebuang sia-sia hehe
Berhubung hari itu hari Jumat, hari yang lumayan pendek, kami memutuskan untuk
pergi ke bonbin sebelum sholat Jumat. Janjian sih ketemu disana jam 8 tapi.... sudah biasa dengan tradisi karet mengaret (jangan ditiru ya) ini cuma soal kahanan. Jam setengah sembilan kami baru sampai diparkiran.
Tatanan bonbin Januari lalu, dengan Akhir Maret ini nggak begitu banyak perubahan. Berhubung waktu itu masih pagi, belum banyak pengunjung yang datang, bisa dipastikan kalau kami pengunjung pertama. Oiya pas pengecekan tiket masuk, kami sempat dikira anak SMA loh~ duh pak iyaa, wajah kami unyu-unyu eaak.
 kalau pagi emang masih sepi
monyet aja mandiri, masa kamu ......
angsa aja berpasangan, masa kamu......
monyet aja peka, masa kamu....

wahaa itu daunnya ijo :3
Muter-muter bonbin itu membutuhkan fisik yang lumayan. capek iya tapi seneng kok :)). Yangg nggak kalah capeknya itu, udah sampe di ujung utara, tapi balik lagi keselatan, gegara bird parknya belum buka dan si A penasaran dengan bird parknya. Oke fine, mari jalan-jalan. 
Maaf nggak bisa upload banyak foto ini :3. Nggak bisa upload foto "sebut saja dia A" :D. Aaakk so tengkies bangeet udah mau diajak dolan, udah mau nemenin jalan jalan, udah mau jadi fotografer setengah harinyaa eaak, pokoknya makaseeeeeehh.. Next trip yaa..

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kawah Putih, Situ Patenggang , Kebun teh Ciwidey Bandung

Kamis, 29 Oktober 2014 pukul 15.30  St. Kiara Condong Kereta kita berhenti di  salah satu stasiun besar di Bandung. Ya. Kiara Condong. Siapa yang tak kenal dengan stasiun ini. Stasiun yang telah memberikan beberapa kenangan bagi sebagian orang ini, masih saja terlihat ramai.  Kiara Condong, tandanya perjalanan kita dimulai dari Bandung. Bandung yang terletak di Propinsi Jawa Barat ini selain terkenal dengan gadis gadisnya yang cantik, Bandung juga  menawarkan berbagai tempat wisata, itulah kenapa kita memilih berlibur ke Bandung. Tujuan utama kita ke Bandung adalah kawah putih. 

Long Weekend Part 2 - Micro Teaching Outdoor

Kalau kemaren ada Long weekend part 1 di semester 6, yang ini super Long weekend Part 2, kenapa super ?  yang pertama long weekendnya jadi 4 hari kamis-minggu yang biasanya libur cuma 3 hari, kedua ini acara yang ngajakin Pak Totok, dosen Micro kita sekaligus Dosen Pembimbing akademik kita. ketiga ini acara wajib buat mahasiswa Micro kelas F bimbingannya Pak Totok dan ini bikin semuanya jadi ikut. Pokoknya nyesel banget kalau nggak ikutan. Hey Wahyu, kamu udah nglewatin moment-moment berharga bareng kita. Kamu kudu nyesel :p. Kita sekelas Praktek F2 ada 17 orang dan itu dibagi lagi jadi kelas Micro, kelas F2.1 yang isinya Hanan, Novita, Roma, Nika, Akhi, Adit, Disma,Rahma, sedangkan F2.2 isinya Soebur, Yos, Wahyu, Annis, Ipeh, Selfi, Andry, Arend dan Rifa. Jadi acara ini direncanain seminggu sebelumnya, entah Pak Totok kena angin apa, kok ngajakin kita Micro Teaching out door, dan kerennya lagi Beliau ngajak ke Pantai. Akhirnya diputuskan,Micro Teaching outdoor Kamis, 1 Mei 201...

Tric Eye Museum

Sebelumnya, Happy Birthday to my beloved friend "konco kenthel" Dwi Sunu Datrianto , semoga tambah kece badai~ Seusai diacara ultahnya sunu, kami ber Sembilan, Sunu, Irfan, Aul, Dayu, Wiwiet, Nonoy, Nike , Sixty dan aku, sebenernya ada 2 orang lagi Ninud, Deka, tapi waktu itu mereka punya acara masing masih hihi dan akhirnya kita memutuskan untuk mencoba Tric Eye Musium atau lebih dikenal dengan DeMata di XT Square. Tric Eye Musium adalah musium 3D yang ada di Yogyakarta, tepatnya di XT Square, konon katanya musium ini adalah musium terbesar didunia. Harga tiket masuk kala itu masih Rp 25 000 (promo) masih terjangkau sama kantong mahasiswa seperti kita. Memasuki Museum Demata ini sama seperti kita memasuki pameran lukisan, hanya ada lukisan-lukisan yang tertempel disana, bedanya