Langsung ke konten utama

Start Up Asia 2013 edisi Pulang

Pulaaaaang.....

Akhirnya setelah 2 hari berhadapan dengan laptop, bermalam dengan AC, bergelut dengan kode kode *opohlo*  pulang juga deh..  Jam 5 sepulang dari Bapindo, kita langsung menuju ke Stasiun, kali ini kita berangkat dari stasiun Jakarta Kota dan kita udah nggak ber enam lagi. Ipeh memutuskan untuk mampir pulang ke Bogor dulu, sedangkan Ayuk memilih untuk naik kereta di  Stasiun Pasar Senen , alesannya dia mau pulang ke Kebumen juga. Oke fine, kita sisa berempat ( Aku, Hanan, Yos, Sobur) dan Rahma ternyata ikut pulang bareng kita. Fix tim Kereta Jakot berisi 5 orang.
Sampe stasiun kita memutuskan untuk makan dulu. Pecel Lele kalo dijogja seharga 10000, disana kita dapet 25000 fine, mahal gilaaaakk.., skip sholat, naik kereta. Nyampe didalem kereta, naruh tas dan tidak banyak berkomentar aku memutuskan untuk bobok (kesehatanmu hlo). bobok, bangun cuma ngecek sms aja hehe

 
Pas bangun antara sadar nggak sadar,  ngambil minum  dan kayaknya aku ngomong sama hanan Hann, aku nggak iso melek, lengket banget mripate, njuk mak blek sek. Sempet tengok Yos, Soebur, Rahma juga yang sepertinya mereka kecapekan. boboknya pules bingiiit :3. Subuh bangun, sholat.

 saking selonya jugak

Jam 6.00 nyampe juga di stasiun kroya, kenapa kita memilih kroya, kenapa nggak langsung jogja ? coba tanyakan pada soebur, aku juga nggak begitu tau :3 hehe

 jam segitu st.Kroya udah rame aja

Jam 06.30 perjalanan kita berlanjut, dari kroya menuju Jogja dengan Logawa. Akhirnya jogja juga, jam 09.00 nyampe di Lempuyangan. masih kerasa Jetlag eh trainlag eh liftlag :D nunggu jemputan nyampe jam 09.30an. Awalnya mau ditemenin nunggu, tapi kasian mereka udah capek , makasih hlo ya tawarannya :) Cerita pulangnya nggak terlalu banyak, wong udah kecapekan, isinya tidur muluk sih hehe
Oiya mau bilang makasih buat Soebur, Hanan, Yos, Ayuk, Ipeh  yang udah mau ngajakin hackathon, jadi patner tim, temen perjalanan jogja-solo-jakarta jakarta-kroya-jogja, daaann lain-lain makasih juga buat Rahma Akhi Mbull :D dkk makasih semuanyaaaa :))
Kalo kata ipeh : Main sama mereka enak ya pet (aku : iyaa peh )
Kenapa tulisan ini dibuat dalam 3 edisi, karena menurutku terlalu banyak untuk diceritakan hehe :)
makasih big experience nyaaa :* {}

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kawah Putih, Situ Patenggang , Kebun teh Ciwidey Bandung

Kamis, 29 Oktober 2014 pukul 15.30  St. Kiara Condong Kereta kita berhenti di  salah satu stasiun besar di Bandung. Ya. Kiara Condong. Siapa yang tak kenal dengan stasiun ini. Stasiun yang telah memberikan beberapa kenangan bagi sebagian orang ini, masih saja terlihat ramai.  Kiara Condong, tandanya perjalanan kita dimulai dari Bandung. Bandung yang terletak di Propinsi Jawa Barat ini selain terkenal dengan gadis gadisnya yang cantik, Bandung juga  menawarkan berbagai tempat wisata, itulah kenapa kita memilih berlibur ke Bandung. Tujuan utama kita ke Bandung adalah kawah putih. 

Reskilling dan Upskilling Branding dan Digital Marketing - BMTI Cimahi

 Assalamualaikum teman-teman.. Kali ini aku bakal sedikit cerita pengalaman mengenai Re dan Upskilling yang diadain oleh BPPMPV BMTI Cimahi Jawa Barat. Sebenernya, sebelumnya berangkat, agak sedikit bimbang, akan berangkat atau nggak. Harus meninggalkan aktifitas dan rutinitas sehari-hari dan yang paling berat adalah meninggalkan bocil selama 3 minggu lamanya. First time ninggalin bocil 2,5 tahun ini agak lama Akhirnya bismillah karna ini kesempatan nggak tau bakal ada lagi, akhirnya aku ambil.  Berangkat, Minggu 5 Februari, ambil kereta Argo Wilis jam 11.00. Sampai Stasiun Bandung jam 17.15. Dari Stasiun Bandung menuju Cimahi naik GoCar kurang lebih 30-40 menit. Check-in Wisma Waskita, Makan Malam dan menuju Kamar. Alhamdulillah dapat di lantai 2, naik tangga sekali aja wkwk Re dan Upskilling ini menggunakan 3 skema, yaitu 2 minggu Diklat tatap muka, 2 hari Uji Kompetensi Keahlian dan  5 hari Magang Industri. Sebelumnya aku juga merasa agak cemas karena nggak tau apa yan...

Kenapa Anak Sekarang Jarang Ngaji di TPA?

Beberapa sore, saya sering memperhatikan anak-anak kecil di sekitar rumah. Mereka berlarian, tertawa, bersepeda ke sana kemari. Pemandangan yang sebenarnya hangat dan menyenangkan. Namun di sisi lain, ada satu hal yang membuat saya berpikir di waktu yang sama, kegiatan TPA (Taman Pendidikan Al-Qur’an) sedang berlangsung. Tapi tidak semua anak hadir di sana. Sore hari yang seharusnya menjadi waktu produktif untuk belajar mengaji dan pembinaan karakter, seringkali berubah menjadi waktu bermain tanpa arah. Anak-anak berkumpul di luar rumah, larut dalam permainan, bahkan terkadang lupa waktu. Di sisi lain, sebagian orang tua tampak kurang memberikan perhatian atau dorongan agar anak mengikuti kegiatan TPA. Apakah ini menjadi kesalahan Anak? Oh tentu tidak sepenuhnya. Anak usia SD mereka memiliki kecenderungan untuk bermain. yang menjadi masalah adalah kurangnya arahan dan pembiasaan dari lingkungan sekitar. Orang tua memiliki peran utama dalam membentuk kebiasaan anak. Bukan soal ...