Langsung ke konten utama

Staycation, Pilihan Liburan yang menyenangkan

Staycation, Pilihan Liburan yang Menyenangkan

Staycation, mungkin beberapa dari teman-teman sudah familiar ya dengan yang namanya staycation. Kalau kata ChatGPT nih, staycation itu liburan yang dilakukan di sekitar tempat tinggal tanpa bepergian jauh. Alih-alih mengunjungi destinasi luar kota atau luar negeri, orang yang melakukan staycation biasanya menikmati aktivitas santai di dalam kota, seperti menginap di hotel lokal, mengunjungi tempat wisata di sekitar, atau menikmati fasilitas di rumah seperti taman atau kolam renang. Staycation sering dipilih karena lebih hemat biaya, tidak memerlukan perjalanan jauh, dan tetap memberikan kesempatan untuk bersantai dan bersenang-senang.

Kalau dipikir-pikir, konsep staycation ini memang cukup menarik. Apalagi untuk keluarga yang memiliki anak kecil. Tidak perlu repot menyiapkan banyak barang, tidak perlu menghadapi perjalanan berjam-jam di jalan, dan tidak perlu khawatir anak kelelahan selama perjalanan.

Beberapa tahun terakhir, saya dan keluarga juga beberapa kali memilih staycation sebagai alternatif liburan. Awalnya memang terasa aneh. Masa iya sih liburan cuma pindah tidur dari rumah ke hotel yang jaraknya tidak terlalu jauh?

Tapi ternyata setelah dijalani, rasanya tetap menyenangkan. Ada sensasi berbeda ketika bangun pagi di tempat yang baru. Anak-anak biasanya lebih antusias karena bisa bermain di kolam renang, menikmati sarapan hotel, atau sekadar mengeksplorasi lingkungan sekitar. Padahal kalau dipikir-pikir, aktivitasnya sederhana sekali.

Justru mungkin di situlah letak keistimewaan staycation.Kita tidak sibuk mengejar destinasi satu ke destinasi lainnya. Tidak terburu-buru membuat jadwal perjalanan yang padat. Tidak stres menghadapi kemacetan berjam-jam. Kita hanya menikmati waktu bersama keluarga dengan lebih santai.

Bagi saya pribadi, staycation juga menjadi pengingat bahwa liburan tidak selalu harus mahal atau jauh. Terkadang yang dibutuhkan hanyalah suasana baru dan waktu berkualitas bersama orang-orang tersayang. Anak-anak mungkin tidak akan selalu mengingat nama hotel tempat mereka menginap. Namun mereka akan mengingat momen bermain bersama orang tua, bercanda di kolam renang, atau menikmati sarapan sambil bercerita tentang banyak hal.

Pada akhirnya, esensi liburan bukanlah seberapa jauh kita pergi, tetapi seberapa banyak kenangan yang bisa kita ciptakan bersama keluarga. Jadi, kalau saat ini belum ada kesempatan untuk liburan ke luar kota atau bahkan ke luar negeri, mungkin staycation bisa menjadi salah satu pilihan yang layak dicoba.

Karena terkadang, kebahagiaan tidak selalu ditemukan di tempat yang jauh. Bisa jadi, kebahagiaan itu justru ada lebih dekat dari yang kita kira.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kawah Putih, Situ Patenggang , Kebun teh Ciwidey Bandung

Kamis, 29 Oktober 2014 pukul 15.30  St. Kiara Condong Kereta kita berhenti di  salah satu stasiun besar di Bandung. Ya. Kiara Condong. Siapa yang tak kenal dengan stasiun ini. Stasiun yang telah memberikan beberapa kenangan bagi sebagian orang ini, masih saja terlihat ramai.  Kiara Condong, tandanya perjalanan kita dimulai dari Bandung. Bandung yang terletak di Propinsi Jawa Barat ini selain terkenal dengan gadis gadisnya yang cantik, Bandung juga  menawarkan berbagai tempat wisata, itulah kenapa kita memilih berlibur ke Bandung. Tujuan utama kita ke Bandung adalah kawah putih. 

Long Weekend Part 2 - Micro Teaching Outdoor

Kalau kemaren ada Long weekend part 1 di semester 6, yang ini super Long weekend Part 2, kenapa super ?  yang pertama long weekendnya jadi 4 hari kamis-minggu yang biasanya libur cuma 3 hari, kedua ini acara yang ngajakin Pak Totok, dosen Micro kita sekaligus Dosen Pembimbing akademik kita. ketiga ini acara wajib buat mahasiswa Micro kelas F bimbingannya Pak Totok dan ini bikin semuanya jadi ikut. Pokoknya nyesel banget kalau nggak ikutan. Hey Wahyu, kamu udah nglewatin moment-moment berharga bareng kita. Kamu kudu nyesel :p. Kita sekelas Praktek F2 ada 17 orang dan itu dibagi lagi jadi kelas Micro, kelas F2.1 yang isinya Hanan, Novita, Roma, Nika, Akhi, Adit, Disma,Rahma, sedangkan F2.2 isinya Soebur, Yos, Wahyu, Annis, Ipeh, Selfi, Andry, Arend dan Rifa. Jadi acara ini direncanain seminggu sebelumnya, entah Pak Totok kena angin apa, kok ngajakin kita Micro Teaching out door, dan kerennya lagi Beliau ngajak ke Pantai. Akhirnya diputuskan,Micro Teaching outdoor Kamis, 1 Mei 201...

Tric Eye Museum

Sebelumnya, Happy Birthday to my beloved friend "konco kenthel" Dwi Sunu Datrianto , semoga tambah kece badai~ Seusai diacara ultahnya sunu, kami ber Sembilan, Sunu, Irfan, Aul, Dayu, Wiwiet, Nonoy, Nike , Sixty dan aku, sebenernya ada 2 orang lagi Ninud, Deka, tapi waktu itu mereka punya acara masing masih hihi dan akhirnya kita memutuskan untuk mencoba Tric Eye Musium atau lebih dikenal dengan DeMata di XT Square. Tric Eye Musium adalah musium 3D yang ada di Yogyakarta, tepatnya di XT Square, konon katanya musium ini adalah musium terbesar didunia. Harga tiket masuk kala itu masih Rp 25 000 (promo) masih terjangkau sama kantong mahasiswa seperti kita. Memasuki Museum Demata ini sama seperti kita memasuki pameran lukisan, hanya ada lukisan-lukisan yang tertempel disana, bedanya