Langsung ke konten utama

Hi, 2022

Hai.

Sudah hampir 4 tahun tidak menjamah blog ini hihi, ternyata sudah banyak hal yang dilalui dan sudah banyak hal juga yang terlewatkan.  Banyak hal yang sudah terlewati selama 4 tahun ini. Wisuda - Menikah - Punya Anak. Alhamdulillah. semua karena Ridhonya dan Ridho-Nya. Banyak hal yang belum sempat tertuliskan. Sudah Kikuk rasanya. Yaaaah Sudah punya tempat baru untuk cerita. Suami. 

Alhamdulillah 2019 dipertemukan dengan jodoh yang terbaik menurut versi Allah. Kenal sejak 2011 menjadi teman Kuliah. Temen ubyang ubyung selama kuliah Sarjana. dan didekatkan tahun 2018. 2019 pertemana berakhir dipelaminan wkkw Menyangka tak menyangka, temen yang biasa di jodoh-jodohin sama temen, eee ternyata jadi jodoh sendiri wkwk. Namanya jodoh yaa, dapet jodoh temen sendiri itu ibarat enggak beli kucing dalam karung. Seenggaknya sudah kenal sebelumnya. Tau sisi buruk baiknya. Alhamdulillah di doi itu bisa jadi partner yang baik, ibarat puzzle ada lubang yang harus ditutup biar jadi gambar yang utuh. Misalnya nih aku yang kemrungsungan bisa ditutup dengan dia yang sabaran daan masih banyak lagi. Partner yang nggak pernah sambat babagan makanan, karena doi tau istrinya nggak bisa masak wkwk. Juni 2020. Arfathan hadir menjadi pelengkap dan pelipur hati hari hari kami. Alhamdulillah Arfathan lahir dengan keadaan sehat jasmani dan rohaninya. Tumbuh sehat, kuat, cerdas, sholeh yaa Nak, jadi kebanggaan Ayah Ibund dan keluarga <3

terimakasih sudah menjadi bagian dari kami. Mari tumbuh dan belajar bersama. Kak Han, Arfathan dan calon adekadenya kelaak wkwk

Komentar

HF♥ mengatakan…
Pas baca "dan calon adeknya..." udah deg2an wkwkkw
R mengatakan…
soon lah adeknya hazqiel dolooo wkwk

Postingan populer dari blog ini

Kawah Putih, Situ Patenggang , Kebun teh Ciwidey Bandung

Kamis, 29 Oktober 2014 pukul 15.30  St. Kiara Condong Kereta kita berhenti di  salah satu stasiun besar di Bandung. Ya. Kiara Condong. Siapa yang tak kenal dengan stasiun ini. Stasiun yang telah memberikan beberapa kenangan bagi sebagian orang ini, masih saja terlihat ramai.  Kiara Condong, tandanya perjalanan kita dimulai dari Bandung. Bandung yang terletak di Propinsi Jawa Barat ini selain terkenal dengan gadis gadisnya yang cantik, Bandung juga  menawarkan berbagai tempat wisata, itulah kenapa kita memilih berlibur ke Bandung. Tujuan utama kita ke Bandung adalah kawah putih. 

Long Weekend Part 2 - Micro Teaching Outdoor

Kalau kemaren ada Long weekend part 1 di semester 6, yang ini super Long weekend Part 2, kenapa super ?  yang pertama long weekendnya jadi 4 hari kamis-minggu yang biasanya libur cuma 3 hari, kedua ini acara yang ngajakin Pak Totok, dosen Micro kita sekaligus Dosen Pembimbing akademik kita. ketiga ini acara wajib buat mahasiswa Micro kelas F bimbingannya Pak Totok dan ini bikin semuanya jadi ikut. Pokoknya nyesel banget kalau nggak ikutan. Hey Wahyu, kamu udah nglewatin moment-moment berharga bareng kita. Kamu kudu nyesel :p. Kita sekelas Praktek F2 ada 17 orang dan itu dibagi lagi jadi kelas Micro, kelas F2.1 yang isinya Hanan, Novita, Roma, Nika, Akhi, Adit, Disma,Rahma, sedangkan F2.2 isinya Soebur, Yos, Wahyu, Annis, Ipeh, Selfi, Andry, Arend dan Rifa. Jadi acara ini direncanain seminggu sebelumnya, entah Pak Totok kena angin apa, kok ngajakin kita Micro Teaching out door, dan kerennya lagi Beliau ngajak ke Pantai. Akhirnya diputuskan,Micro Teaching outdoor Kamis, 1 Mei 201...

Tric Eye Museum

Sebelumnya, Happy Birthday to my beloved friend "konco kenthel" Dwi Sunu Datrianto , semoga tambah kece badai~ Seusai diacara ultahnya sunu, kami ber Sembilan, Sunu, Irfan, Aul, Dayu, Wiwiet, Nonoy, Nike , Sixty dan aku, sebenernya ada 2 orang lagi Ninud, Deka, tapi waktu itu mereka punya acara masing masih hihi dan akhirnya kita memutuskan untuk mencoba Tric Eye Musium atau lebih dikenal dengan DeMata di XT Square. Tric Eye Musium adalah musium 3D yang ada di Yogyakarta, tepatnya di XT Square, konon katanya musium ini adalah musium terbesar didunia. Harga tiket masuk kala itu masih Rp 25 000 (promo) masih terjangkau sama kantong mahasiswa seperti kita. Memasuki Museum Demata ini sama seperti kita memasuki pameran lukisan, hanya ada lukisan-lukisan yang tertempel disana, bedanya